Madu hendaknya tidak dikonsumsi oleh penderita kencing manis (diabetes mellitus). Sebab, sumber glukosa berantai tunggal itu meningkatkan kadar gula darah secara cepat. Tapi bila terjadi hipoglikemik (kadar gula darah turun drastis), minum madu justru dianjurkan, sebab minum satu sendok makanan madu cukup untuk meningkatkan kadar gula dalam darah.
Ada tiga macam gula dalam madu. Yaitu glukosa, fraktosa dan sukrosa. Glukosa menyimpan oksigen yang digantikan asam laktat saat tubuh kelelahan. Sedangkan fruktosa lebih mudah mengkristal sehingga lebih mudah membentuk jaringan. Sukrosa merupakan perpaduan keduanya. Karbohidrat madu sekitar 79,5 gram per 100 gram, karena itu disarankan agar penderita diabetes tidak terlampau banyak minum madu, meskipun sedang hipoglikemik sebab jika terlampau banyak minum madu kadar gula justru terlalu cepat naik. Perubahan kadar gula dalam darah secara drastis juga tidak baik untuk tubuh. Setelah beberapa jam setelah minum madu, baru boleh minum lagi sampai maksimal tiga sendok makan sehari. Tiga sendok makan madu setara dengan lima persen dari kebutuhan kalori per hari. Inilah batas toleransi konsumsi gula murni bagi penderita diabetes militus.
Pastika juga bahwa madu yang dikonsumsi tersebut murni, sebab madu campuran yang banyak beredar dimasyarakat beresiko komplikasi. Penambahan gula pasir, pemanis buatan dan zat pengental mengubah kandungan nutrisinya. Selain itu zat pengental rawan memunculkan alergi. biasanya tenggorokan akan menjadi gatal dan panas
Sanyo Katana Eclipse from Sprint has Lighting Effects
17 tahun yang lalu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar